|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sunday, 09 November 2008 |
Washington (Suaramedia) Baru saja
memenangkan pemilu AS, Barack Obama sudah dihadapkan dengan berbagai
permasalahan internasional yang pelik. Presiden terpilih AS ini
menghadapi ancaman dari Rusia, Israel hingga Afganistan.
Ancaman
itu berupa pembobolan data komputer tim pemilu Obama yang disinyalir
oleh Biro Investigasi Federal AS FBI dan Gedung Putih dilakukan oleh
hacker dari ketiga negara tersebut.
FBI dan Gedung Putih yakin
hacker berusaha mencuri informasi mengenai perkembangan posisi
kebijakan Obama dan mantan rivalnya John McCain dengan tujuan untuk
menggunakan informasi itu dalam pemerintahan baru AS nantinya. Pakar
teknik Obama berspekulasi bahwa hacker yang membobol data mereka
berasal dari Rusia atau China. Dalam pengarahan yang disampaikan oleh
badan intelijen keamanan nasional AS Kamis (6/11) kemarin, Obama
mendapatkan informasi tentang ancaman dari Presiden Rusia Dmitry
Medvedev. Medvedev mengancam akan mengarahkan hulu ledak rudalnya ke
perbatasan Polandia apabila Obama tetap melanjutkan rencana Presiden
George W. Bush untuk membentuk perisai rudal di Eropa Timur.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Sunday, 09 November 2008 )
|
|
Baca lebih lanjut...
|