Breaking News

Arab Saudi Kecam Serangan Udara Israel ke Suriah

Pemerintah Arab Saudi mengecam serangan udara yang dilancarkan Israel ke pusat riset militer Suriah belum lama ini. Disebutkan bahwa serangan itu merupakan “pelanggaran terang-terangan” integritas wilayah Suriah.



Seperti diberitakan Press TV, Selasa (5/2/2013), media Saudi Press Agency (SPA) yang mengutip kabinet Saudi mengecam “agresi Israel terhadap wilayah Suriah yang dianggap sebagai pelanggaran terang-terangan wilayah sebuah negara Arab dan pelanggaran terhadap keadulatannya.”



Sebelumnya pada 30 Januari lalu, militer Suriah dalam statemennya menyatakan, jet tempur Israel telah menyerang sebuah pusat penelitian militer di Jamraya, yang berlokasi sekitar 25 kilometer barat laut Damakus, ibukota Suriah. Dua orang dilaporkan tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan itu.



Selama ini pemerintah Saudi secara terbuka mengungkapkan dukungannya pada kelompok militan antipemerintah di Suriah.



Bahkan pada 26 Januari lalu, Pangeran Turki al-Faisal yang merupakan mantan kepala intelijen mengatakan, “Apa yang dibutuhkan adalah senjata-senjata yang canggih, senjata tingkat tinggi yang bisa menjatuhkan pesawat, bisa menyerang tank-tank dari jarak jauh. Ini belum terpenuhi.”



Pada Desember 2012, rezim Saudi berjanji untuk mengalokasikan bantuan dana senilai US$100 juta untuk oposisi Suriah yang mendesak pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad. Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Saud al-Faisal menegaskan, pemerintah Saudi akan memberikan dana tersebut untuk oposisi Suriah guna membantu mereka dalam perjuangan melawan rezim Assad.[detik.com]